‘Gula-gula’ Buat PNS di tempat IKN Disiapkan, Mulai dari Gaji jumbo hingga Tunjangan Pionir

‘Gula-gula’ Buat PNS dalam tempat IKN Disiapkan, Mulai dari Gaji jumbo hingga Tunjangan Pionir

Todaynusantara.com – JAKARTA – Guna menarik minat Pegawai Negeri Sipil atau PNS yang tersebut akan pindah ke IKN (Ibu Pusat Kota Nusantara), Badan Kepegawaian Negara ( BKN ) memastikan, upah PNS yang digunakan dinas di tempat Ibu Pusat Kota baru akan datang lebih banyak besar dari tempat lain. Plt. Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto menjelaskan, selama ini komponen pendapatan PNS diatur pada Peraturan otoritas Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Lewat regulasi tersebut, maka ditetapkan bahwa pendapatan PNS terdiri dari upah pokok, kemudian menerima tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, serta di dalam instansi pusat namanya tunjangan kinerja.Namun demikian menurutnya pada waktu ini pemerintah berada dalam merampungkan regulasi teranyar yang mana mengatur komponen tambahan upah para PNS khusus yang tersebut berdinas ke IKN.

Seperti adanya tunjangan pionir, yang tersebut diperuntukan bagi PNS yang dimaksud akan pindah ke IKN. Tambahan komponen itu yang dimaksud nantinya akan memproduksi penghasilan PNS pada IKN lebih tinggi besar dibandingkan dengan wilayah lainnya.

“Tentu kalau ditanya bagaimana dengan merekan yang tersebut ditempatkan pada IKN, apakah ada tunjangan itu, tapi yang mana pasti hak-haknya tentu berbeda dengan yang tak di dalam IKN,” ujar Haryomo pada konferensi pers di dalam Kantor Kemenkominfo, Selasa (19/3/2024).

Pada kesempatan yang dimaksud berbeda, Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas mengatakan, penyaluran tunjangan Pionir yang dimaksud ketika ini berada dalam di tahap pembahasan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sebelum diberikan ketika pertama kali dimulainya pemindahan PNS ke IKN Periode Juli mendatang.

“Presiden Jokowi memberikan arahan agar skema tunjangan pionir untuk ASN yang dimaksud pindah ke IKN segera di area detailkan. Saat ini Kementerian PANRB kemudian Kementerian Keuangan sedang merumuskan itu secara sangat detail. Akan kami kebut pembahasannya. Sehingga nanti ketika dimulainya perpindahan ASN ke IKN, skema itu segera berjalan,” kata Anas di keterangan resmi.

Baca Juga:  Luhut Tanggapi Pertemuan Sri Mulyani yang dimaksud Mau Mundur Tapi Tak Diizinkan Megawati: Nggak Tahu Saya!

Kementerian PANRB telah lama menciptakan simulasi penapisan pemindahan ASN ke IKN, hasil koordinasi lintas kementerian. Ditetapkan ada prioritas pertama ASN yang akan dipindahkan, prioritas kedua, juga prioritas ketiga.

“Untuk sementara ini bersifat dinamis, tetapi dengan satu pola rujukan utama yaitu pemindahan ASN ini orientasinya adalah agar penyelenggaraan pemerintahan pada IKN bisa jadi optimal dan juga efektif, dengan paradigma kerja yang digunakan baru kemudian berbasis digital,” sambung Anas.

error: Content is protected !!